aku pernah bertemu lelah dan dia berkata..
duduklah bersamaku sejenak lihatlah dengan seksama, semua hal adalah indah
semua bentuk memiliki makna yang disembunyikan dari kesibukanmu
aku pernah bertemu bosan dan ia berkata...
semua tak ada yang indah ketika engkau bersamaku.
warna apapun menjadi abu abu
suasana apapun menjadikanmu suram
dan ramai yang tak lagi bermakna banyak
aku pernah bertemu mimpi dan ia berkata...
tangkap aku
biarkan semua mengambil hidupmu tapi tidak mimpimu
29 Februari 2016
01 Januari 2015
Asa, Rasa dan Tiada
Ada sebuah masa dimana mimpi hanya kata,
seolah masa depan adalah sesuatu yang tabu untuk dipertanyakan, walau tak ada larangan memimpikan sesuatu yang lebih besar dari bentuk nyata sebenarnya.
Ada sebuah masa dimana harapan adalah omong kosong,
bualan pemabuk yang memendam dendam pada harapan yang padam.
Ada sebuah musim dimana daun ikhlas meninggalkan ranting kurus yang menjadikan pohon tak lagi gagah dengan hijau,
ia tak pernah berpaling, sekalipun berkali gugur dan tumbuh karena daun hanyalah raga.
ia selalu menitipkan jiwanya di dalam batang sebuah pohon sebelum kepergiannya untuk kembali tumbuh di musim yang lain .
Sampai suatu saat tiba sebuah waktu yang renta karena waktu mengikis usia, tapi cinta tak akan menua dan mati
hanya persepsi hati yang merubah namanya menjadi hampa.
cinta akan selalu ada, sekalipun semua yang mencinta telah berubah menjadi tiada.
17 Agustus 2013
Just promise
Semua hak tak layak menghakimiku
Merampas seolah hidupku bukan milikku
Ketentuan tak menentu pada batas tertentu
Milik siapa semua ini
Untuk siapa aku ini
Berusaha yang tebaikpun belum tentu baik menurut kategori baikmu
Semua pilihan berhak memilih, Memiliki dan tak harus menanti
Proses hanya fase atas waktu yang terlantar
Tak mampu kutimang waktu dan memanjakanmu agar engkau mau berjalan lambat bersamaku
Kini aku berjalan diatas waktu dan janji yang tak mampu ku dekap
Janjiku adalah janji pada hati yang berjanji
Janjiku takkan berubah karena Tuhan telah mendengar dan menjaganya tanpa sedikitpun terlelap
Janjiku tak akan berubah seperti janji kematian pada hidup, ia akan selalu sabar menanti untuk menjemputnya kapanpun itu
~*&*~
07 Agustus 2013
Ramadhan

Satu hari menjelang akhir dan Ramadhan berakhir
Ini kesedihan kerinduan atau sebuah kehilangan
Lebaran hadir sebagai hari kemenangan, kemenangan atas apa?
Karena aku tidak sedang bergulat dengan Ramadhan dan Ramadhan bukan musuh buatku, ia kekasih yang selalu mengingatkanku, mengajariku sabar dan ikhlas ditengah rasa haus dan lapar, membelaiku lembut hingga aku menangis, merebahkanku dari lelah berjalan dihari hari yang melenakanku. ia berkata "sayang...istirahatlah dalam pelukanku, akan ku luruskan pandanganmu dari yang menutup qalbumu, lihatlah Sang Khaliq selalu memperhatikanmu dan jangan palingkan wajahmu daripada-Nya.."
Betapa indahnya Ramadhan bila aku harus kehilanganmu, aku seolah kehilangan kekasihku.
Ramadhan...hadirmu merubah semua mahluk untuk berbuat baik, saling menghargai, menepis semua ego dan emosi jiwa.
Haruskah batas kemenangan menjadi sebuah awal Euforia dihari yang biasa.
Ramadhan ooh Ramadhan... Kembalilah disisa umurku. Rinduku Ramadhan
- T. A. Pramono -
Ini kesedihan kerinduan atau sebuah kehilangan
Lebaran hadir sebagai hari kemenangan, kemenangan atas apa?
Karena aku tidak sedang bergulat dengan Ramadhan dan Ramadhan bukan musuh buatku, ia kekasih yang selalu mengingatkanku, mengajariku sabar dan ikhlas ditengah rasa haus dan lapar, membelaiku lembut hingga aku menangis, merebahkanku dari lelah berjalan dihari hari yang melenakanku. ia berkata "sayang...istirahatlah dalam pelukanku, akan ku luruskan pandanganmu dari yang menutup qalbumu, lihatlah Sang Khaliq selalu memperhatikanmu dan jangan palingkan wajahmu daripada-Nya.."
Betapa indahnya Ramadhan bila aku harus kehilanganmu, aku seolah kehilangan kekasihku.
Ramadhan...hadirmu merubah semua mahluk untuk berbuat baik, saling menghargai, menepis semua ego dan emosi jiwa.
Haruskah batas kemenangan menjadi sebuah awal Euforia dihari yang biasa.
Ramadhan ooh Ramadhan... Kembalilah disisa umurku. Rinduku Ramadhan
- T. A. Pramono -
03 Agustus 2013
sebuah persepsi
Tak seharusnya kita menyalahkan sikap yang seharusnya tak menjadi masalah.
Mari kita bicarakan sesuatu hal diluar takdir, semua hanya sebatas nalar manusia dengan kapasitas terbatas tentang direktori hidup.
Seperti mengapa kita selalu menyalahkan kegagalan, padahal ia sendiri yang memberi julukan kepada berhasil atau menghujat sebuah kesuliatan yang ianya telah menganugerahkan nama besar pada kemudahan.
Memang ada kemenangan tanpa kekalahan, akan tetapi harus kuberi nama apa kemenangan itu bila kekalahan tak lahir.
Mereka selayaknya anak kembar atau sepasang kekasih yang memberi julukan atau nama pada pasangannya.
Mustahil hal seperti berhasil, mudah, pintar akan memiliki nama tanpa sebuah pesaing disisi lainnya.
Langganan:
Postingan (Atom)

