21 Agustus 2011

G. A. P

Nak...

Bila Bumi memiliki poros untuk berotasi bergerak mengitari semesta searah alur hidup, maka akupun sama atas dirimu.

Inti bumi memiliki kekuatan dan pengaruh atas seluruh yang hidup di atasnya, maka engkau pun sama atas hidupku.

Nak...

Bila Mentari adalah sumber cahaya yang menuntun mata semesta dari kegelapan untuk melangkah, maka engkaupun sama, menuntun pada arah kemana aku harus berbuat.

Nak...

Biarkan jarak menjadi sebuah nama atas kiasan bentangan bumi

Biarkan perbedaan waktu menjalani hidupnya dengan nafas dari setiap detiknya

Biarkan semua musim berganti selaras usianya

Tapi jangan biarkan aku bersedih tanpa senyuman nakalmu.

Nak...

Aku rindu teriakanmu yang mampu buyarkan lelahku

Hai malaikat kecil nan dermawan dengan senyuman, kepakan kembali sayap pelangi itu, bermainlah kembali di halaman rumahmu

Hai malaikat kecil nan tabah bangun dari sakitmu dan berlarilah ke pelukan ibumu, Ia sangat merindukanmu

Hai malaikat kecil nan bijaksana ambillah kain dan seka airmata kami dengan tangan kecilmu

Nak...

Buat hidupku lebih nyata

Memandang matahari sebagai keceriaan

Memandang bunga sebagai keindahan

Memandang kedepan sebagai masadepan

Dan memandang surga sebagai tujuan

17 April 2010

Sebuah Akhir


Kupandangi wajah itu….
Terbaring, bertahan melawan rasa sakit tanpa seucap keluh
Pa….engkau tetap saja selalu menenangkan hati kami
Kupandangi wajah itu….
Terbaring, berusaha berkata dengan jemarimu
Pa…..dalam sakitmu kau ajarkan kami tegar
Sampai engkau ikhlaskan duniamu untuk menghadap Sang Pencipta
Minggu diakhir Januari 03.10,
Engkau pergi meninggalkan senyum termanis tanpa duka, tanpa cemas dan derita,
Pa'..selamat beristirahat di tempat terindah tanpa sebuah rasa sakit
Tunggu kami bila saatnya kami akan datang berkumpul...
Nyenyaklah dalam tidurmu.

01 Maret 2010

Duizend berg

Seribu gunung untuk sebuah nama

Seribu gunung untuk sebuah harapan dan cinta

Seribu gunung yang menyisakan kisah

Dan seribu gunung yang memisahkan raga


Seribu gunung hanya sebuah jarak

Seribu gunung tak akan mampu menghapus cerita

Tertinggal serpihan yang tak mampu tersatukan bukan karena jarak

Tinggi gunung tak menutup pandang kita dari masing masing hati yang tersendiri

Seribu gunung adalah keindahan, pandang dan kenanglah
untuk sebuah cerita yang sudah dan akan terlewati.

17 November 2009

Bapakku

Kekar dulu tak nampak kini….

Pak, aku mulai dewasa dan bapak tak lagi sanggup mengangkatku

Gagah dulu tak nampak kini….

Pak, aku tetap bangga padamu dengan keras engkau besarkanku

Kadang ada lelah yang selalu bersembunyi dibalik senyummu..

Pak, apakah itu untuk kami istri dan anakmu

Kadang ada sakit yang tertidur manja di tubuh gagahmu

Pak, apakah kami terlalu indah dibanding rasa sakit itu

Sakit bangun dari tidurnya ketika malam menyelimuti semesta

Pak, apakah suara kami cukup menghangatkan tidurmu

Lelah pun terjaga seiring pudarnya senyum di wajahmu

Pak, aku melihat tubuh lelah itu…ya aku melihat jelas di wajah dan nafasmu

Pak, apakah engkau berpura pura terlelap karena hanya itu yang mampu meyeka air mata kami

Pak, aku telah dewasa biarkan aku yang melanjutkan semua pemikiran itu…

Pak, debu dan angin malam sudah menghianatimu dia tak bisa lagi bersahabat denganmu

Pak, Sudah cukup pak, lanjutkan ibadahmu dan beristirahatlah

03 Maret 2009

Keyakinan Yang Tidak Kita Yakini

Hal yang terbaik yang semestinya kita lakukan adalah ;

Tidak melakukan hal yang semestinya tidak boleh kita lakukan

Tidak memaksakan sesuatu yang memang orang lain tidak ingin lakukan

Tidak membenarkan sesuatu yang memang kita yakini itu benar-benar tidak benar.

Yakin saja tidak cukup untuk kita bisa meyakini suatu hal

Mengikuti kata hati bukan berarti semuanya benar-benar “BENAR”

Berpendapat bukan berarti salah secara keseluruhan, tapi hal itu belum tentu juga benar karena

sulit menumbuhkan sebuah keyakinan yang tidak kita yakini

Apa yang anda lakukan dengan Imajinasimu?

Best Offers